POLEWALI MANDAR, NAYARA.News – Warga Dusun Pallembongan, Desa Batu Panga, Kabupaten Polewali Mandar, digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar seusai pelaksanaan salat tarawih, Sabtu malam (22/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, tidak lama setelah warga kembali dari masjid. Seekor ular piton dengan panjang diperkirakan mencapai empat meter ditemukan melata di dekat kandang ternak milik warga, tidak jauh dari area permukiman.
Salah seorang warga yang pertama kali melihat ular tersebut langsung berteriak meminta bantuan. Warga sekitar pun berdatangan dan bersama-sama berupaya mengamankan reptil tersebut agar tidak membahayakan lingkungan, terutama anak-anak yang masih berada di luar rumah.
Proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan selama kurang lebih 30 menit. Dengan menggunakan alat sederhana seperti kayu dan tali, warga akhirnya berhasil melumpuhkan dan mengikat ular piton tersebut.
“Kami kaget karena kejadiannya setelah tarawih, suasana masih ramai. Takutnya ular itu masuk ke rumah warga,” ujar Sainuddin salahsatu tokoh masyarakat setempat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Warga menduga kemunculan ular piton dipicu oleh faktor cuaca dan berkurangnya habitat alami, sehingga hewan tersebut masuk ke kawasan permukiman untuk mencari makan.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di malam hari maupun di area kebun dan semak belukar. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau pihak terkait jika menemukan satwa liar di sekitar lingkungan mereka.
Leave a Reply